Bu Tharnie ini yang no 2,

Kalau mau diedit atau diganti monggo

I do not agree with that statement, because the country is not all regions have access to the internet. Even subjects ICT is removed from the curriculum in schools. I think the internet just to make it easier to get information, not to measure a person's intelligence.
Internet is not completely contain the positive things, all depending on the user. Most teenagers are accessed social media and streaming video from youtube or download songs from the Internet. Perhaps only a few are used for the sake of learning.
If we can use it, the internet is a very useful tool. Very easy to look for things we want to learn from the internet. But we do not always depend on the internet, because there are times when we have to show our ability in certain situations where the Internet is not necessarily available. We should use it as a medium and the tools to learn, instead of using it as for cheating

Saya tidak setuju dengan pernyataan tersebut, karena negara ini belum semua daerah tersedia akses internet. Bahkan mata pelajaran TIK dihapus dari kurikulum di sekolah. Menurut saya internet hanya untuk mempermudah mendapatkan informasi, bukan untuk mengukur kepintaran seseorang.
Internet tidak sepenuhnya berisi hal-hal positif, semua tergantung pada pengguna. Kebanyakan yang diakses remaja adalah sosial media dan video streaming dari youtube atau download lagu dari internet. Mungkin hanya sedikit yang menggunakan untuk kepentingan belajar.
Jika kita dapat memanfaatkannya, internet adalah alat yang sangat berguna. Sangat mudah mencari hal yang ingin kita perlajari dari internet. Tapi kita jangan selalu bergantung pada internet, karena ada kalanya kita harus menunjukkan kemampuan kita pada situasi tertentu dimana belum tentu tersedia internet. Kita harus menggunakannya sebagai media dan fasilitas untuk belajar, bukan sekedar menggunakannya sebagai contekan.